Ketika kita berdiam dan merenungi hidup yang telah kita jalani, terkadang kita akan berpikiran yang negatif.
Misalnya; adanya pikiran yang seolah-olah memonis bahwa diri kita tidak bisa apa-apa dan tidak berguna di dunia.
Tetapi hal itu yang dirasakan oleh orang yang merasa mempunyai keterbatasan. Dan sebaliknya, jika apabila yang merenungi kehidupanya adalah orang yang mampu, baik secara kekayaan, akademis, dan kekuasaan. Yang direnungkan adalah kebanyakan merupakan pikiran yang positif, misalnya; Saya pintar, saya mempunyai kekayaan yang melimpah,saya mempunyai kekuasaan dibidang yang saya pegang.
Semua itu karakteristik manusia di dunia. Tetapi yang menjadi permasalahan disini adalah? Bagaimana manusia bisa memaknai hidupnya yang telah diberikan oleh Tuhan.
Selain itu, manusia tidak bisa maju, jika tidak bisa memaknai hidup. Karena,hanya memikirkan kesuksesan yang telah dicapai atau kelemahan yang dimilikinya.
Jadi, segala sesuatu yang dimiliki oleh kita di dunia ini, Baik keterbatasan maupun kemampuan yang handal atau cukup, jadikanlah semuanya ini menjadi sesuatu untuk melangkah yang lebih maju dan lebih maju lagi. Selain itu, jangan cepat puas dengan apa yang telah kita miliki atau yang telah kita raih. Karena, hal itu dapat menghambat kita untuk lebih maju dan untuk membawa perubahan di dalam hidup.
Mungkin ini yang dapat saya bagikan semoga bermanfaat.
Melangkahlah lebih maju dari pada saat ini!!!!
SELAMAT DATANG DI SEMANGAT-DALAM-KETERBATASAN.BLOGSPOT.COM BLOG ini adalah tempat YANG MENYEDIAKAN BERBAGAI MACAM KEBUTUHAN diantaranya: Artikel motivasi, Renungan harian, Artikel tentang Komputer bicara dan Handphone bicara. Selain itu juga terdapat artikel-artikel lainnya seperti informasi pendidikan baik inklusi maupun umum dan info menarik lainnya.
Jumat, 05 Oktober 2012
software Pembuka PDF
Hi Teman-teman, pada kesempatan ini saya akan berbagi software untuk membuka file PDF. Software ini akses bagi tunanetra.
Software ini adalah Adobe Acrobat 7.0 Professional. Saya sudah menggunakan dengan lancar,dengan pilihan yang banyak untuk mengubah ke bentuk format yang lain. Misalnya: Microsoft Office Word, TXT dan RTF..
Software ini sangat mudah.
Jika anda tertarik dengan software ini silahkan download
Disini.
Mungkin ini yang saya bagikan semoga bermanfaat.
Software ini adalah Adobe Acrobat 7.0 Professional. Saya sudah menggunakan dengan lancar,dengan pilihan yang banyak untuk mengubah ke bentuk format yang lain. Misalnya: Microsoft Office Word, TXT dan RTF..
Software ini sangat mudah.
Jika anda tertarik dengan software ini silahkan download
Disini.
Mungkin ini yang saya bagikan semoga bermanfaat.
Kamis, 04 Oktober 2012
BERDISIPLIN DENGAN TUJUAN
Mungkin kita pernah terkagum-kagum dengan pemain musik yang hebat. Saya punya beberapa rekan musisi yang luar biasa sejak muda. Mereka seolah dilahirkan dengan keahlian itu. Namun, semua orang yang pernah mencoba main musik pasti tahu bahwa kepiawaian mereka tidak muncul begitu saja. Ada ribuan jam latihan yang telah mereka lewati dengan penuh kedisiplinan sebelum akhirnya mereka "merdeka” memainkan nada-nada yang indah. Prinsip yang sama juga berlaku dalam pertumbuhan rohani. Elton Trueblood berkata, "Disiplin adalah harga yang harus dibayar untuk mengalami kemerdekaan."
Disiplin berlatih juga menjadi nasihat rasul Paulus kepada Timotius muda. Paulus ingin agar anak rohaninya itu menjadi pelayan yang mumpuni dalam mengajarkan firman Tuhan (ayat 6, 13). Namun, hal itutidak dapat terjadi begitu saja. Timotius harus melatih diri dalam membaca Kitab Suci dan menggunakan karunianya mengajar. Kata "latihlah" dalam bahasa Yunani adalah gumnazo, yang juga merupakan asal kata Inggris gymnasium, tempat para olahragawan berlatih fisik. Tidak ada jalan pintas. Tentu saja, menjadi pelayan yang disiplin bukan tujuan akhir. Latihan rohani hanyalah sarana yang menjadikan Timotius leluasa dipakai Allah membawa keselamatan dan pertumbuhan bagi banyak orang
Apa yang paling Anda rindukan dalam kehidupan kristiani Anda? Jika rencana Allah adalah membuat anak-anak-Nya menjadi serupa denganKristus (1 Yohanes 3:2b), tidakkah hal itu juga seharusnya menjadi kerinduan kita? Disiplin apa saja yang harus kita latihkan untuk mewujudkannya? --ELS
DISIPLIN ROHANI MENOLONG KITA BERTUMBUH SERUPA KRISTUS DENGAN SUKACITA.
Sumber:
Sabda.org
Disiplin berlatih juga menjadi nasihat rasul Paulus kepada Timotius muda. Paulus ingin agar anak rohaninya itu menjadi pelayan yang mumpuni dalam mengajarkan firman Tuhan (ayat 6, 13). Namun, hal itutidak dapat terjadi begitu saja. Timotius harus melatih diri dalam membaca Kitab Suci dan menggunakan karunianya mengajar. Kata "latihlah" dalam bahasa Yunani adalah gumnazo, yang juga merupakan asal kata Inggris gymnasium, tempat para olahragawan berlatih fisik. Tidak ada jalan pintas. Tentu saja, menjadi pelayan yang disiplin bukan tujuan akhir. Latihan rohani hanyalah sarana yang menjadikan Timotius leluasa dipakai Allah membawa keselamatan dan pertumbuhan bagi banyak orang
Apa yang paling Anda rindukan dalam kehidupan kristiani Anda? Jika rencana Allah adalah membuat anak-anak-Nya menjadi serupa denganKristus (1 Yohanes 3:2b), tidakkah hal itu juga seharusnya menjadi kerinduan kita? Disiplin apa saja yang harus kita latihkan untuk mewujudkannya? --ELS
DISIPLIN ROHANI MENOLONG KITA BERTUMBUH SERUPA KRISTUS DENGAN SUKACITA.
Sumber:
Sabda.org
Langganan:
Komentar (Atom)